PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI

 

Program Studi Diploma III Gizi Juusan Gizi

Politeknik Kesehatan Jakarta II

A. Sejarah

 

Akademi gizi merupakan lembaga pendidikan yang secara brkembang secara bertahap dari Sekolah Ahli Makanan (SAM), yang didirikan pada tahun 1950. Sejalan dengan hal ini kurikulum lembaga pendidikan tenaga gizi ini juga berkembang bertahap menyesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan masyarakat dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan khususnya di bidang pendidikan tenaga gizi. Pada awalnya sebagai Sekolah Ahli Makanan, kurikulum disusun masih sederhana, berdasarkan pada harapan keterampilan yang dirasakan dibutuhkan oleh seorang lulusan SAM yang pada waktu itu, segera bekerja di Kementerian Kesehatan. Rombongan pertama sebagai peserta didik ketika itu masih terbatas beberapa orang saja. Materi pelajaran ditekankan, dan terbatas pada keterampilan menyusun diet dan penyelenggaraan makanan. Masalah gizi meskipun sudah ada tetapi belum semua memperoleh perhatian. Sehingga masalah yang diketahui terbatas pada masalah gizi yang ditemui di Rumah Sakit. Namun demikian ketika itu telah dirasakan bahwa masalah gizi yang lebih besar sebenarnya terjadi di masyarakat sehingga dalam kurikulum Sekolah Ahli Diet (SAD) sebagai peningkatan SAM pada tahun 1952 dimasukkan pula pelajaran seperti sosiologi, statistik dan penyelidikan gizi.

Sekolah Ahli Diet menyelenggarakan program tiga tahun karena program 1,5 tahun  yang diwajibkan pada SAM dianggap tidak memadai untuk menampung semua pelajaran. Pada semester kedua tahun ketiga mahasiswa melakukan praktek lapangan. Pada waktu ini terdapat 18 jenis mata pelajaran meliputi teori dan praktek. Mereka dididik untuk mampu menyelenggarakan makanan masal di rumah sakit, melakukan pengajaran ilmu gizi dan ilmu diet, membuat laporan tentang keadaan gizi masyarakat dan “memahami” publikasi internasional tentang gizi. Untuk masuk sekolah ini maka calon harus tamatan SMA dan SGKP. Pada masa itu Ilmu Kehidupan Keluarga (Home Economics) menjadi pelajaran yang penting di sekolah tersebut.

Ketika semakin disadari bahwa tenaga gizi tidak semata-mata mampu bekerja di rumah sakit, maka pada tahun 1957 status Sekolah Ahli Diet ditingkatkan menjadi Akademi Pendidikan Nutritionis dan Ahli Diet (APN/AD). Kuliah di APN/AD berlangsung selama 3 tahun dengan 17 mata pelajaran termasuk praktek di lapangan. Di Bogor lembaga ini bekerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan antara lain Institut Pertanian Bogor dan Akademi Analis Kimia, sehingga beberapa mata pelajaran khususnya yang berkaitan dengan ekonomi pangan diberikan oleh pakar dibidangnya. Pada akhir tahun ketiga mahasiswa diminta untuk menulis skripsi yang akan diuji oleh Tim Penguji. Untuk membedakan nutrisionis dengan ahli diet, maka pada semester lima calon ahli diet lebih banyak memperoleh materi penyelenggaraan makanan dan diit pada semester akhir mereka harus praktek di rumah sakit selama 6 bulan. Sedangkan pada tahun pertama dan kedua semua mahasiswa memperoleh pelajaran dan praktek yang sama. Kemudian hal ini dirasakan kurang efektif karena sedikitnya jumlah lulusan dibandingkan dengan kebutuhan, sehingga pemisahan nutrisionis dan ahli diet ditiadakan dan pada tahun 1961 nama lembaga pendidikan ini diganti menjadi Akademi Pendidikan Nutrisionis (APN) saja, dan lulusannya mampu menjadi nutrisionis dan ahli diet. Kurikulum terdiri dari enam semester. Lima semester pertama memberikan pelajaran teori di kelas, praktek di laboratorium, dan praktek di lapangan. Pada tahun ketiga semester akhir atau semester 6 seluruh waktu dipergunakan mahasiswa untuk melakukan praktek lapangan secara lebih intensif lagi. Pada semester dua dan semester 3 (tahun kedua) diadakan praktek lapangan untuk mendalami kehidupan keluarga pedesaan dan pola makanan pedesaan dengan tinggal di desa selama dua minggu. Kemudian mahasiswa memperoleh praktek pelayanan makanan massal di asrama atau lembaga penyelenggaraan makanan massal yang lain. Pada tahun kedua mahasiswa memperoleh pengalaman dalam mengamati pemasaran bahan makanan, kebersihan makanan, memeriksa dapur diet dan pelayanan diet rumah sakit. Kurikulum semacam ini berlangsung terus sampai dengan tahun 1973. Akademi Pendidikan Nutrisionis menetap di Bogor sampai dengan akhir tahun 1965 untuk selanjutnya dipindahkan lagi ke Jakarta di kompleks Departemen Kesehatan Blok F Kebayoran Baru.

Restrukturisasi di Departemen Kesehatan pada tahun 1965 itu antara lain merencanakan suatu instansi pendidikan tenaga kesehatan terpadu setingkat akademi mengharuskan APN menempati suatu kampus bersama Akademi Kontrolir Kesehatan (sekarang Akademi Kesehatan Lingkungan) di Jalan Hang Jebat Kebayoran Baru. Tahun berikutnya nama APN ini diganti menjadi Akademi Gizi sejalan dengan semakin populernya istilah gizi di masyarakat. Periode 1966-1974 merupakan periode sulit terutama di awal kepindahan dari Bogor. Boleh dikatakan Akademi Gizi mulai dari awal, baik berupa perangkat keras maupun perangkat lunak. Kerjasama dengan berbagai institusi pendidikan yang ada di Jakarta mulai dibangun, kurikulum mulai ditata, meskipun stand pengajar belum dilengkapi dengan keterampilan menyusun suatu kurikulum yang baik. Masa belajar di Akademi Gizi tetap enam semester, tetapi yang menonjol adalah adanya peraturan ujian selama pendidikan yaitu ujian harian, ujian semester, ujian ulang dan ujian skripsi dan mulai diberikan klasifikasi angka mulai diberikan dalam penilaian. Namun demikian kurikulum ini dinilai terlalu banyak memberikan mata kuliah yang semuanya menjadi materi inti sehingga terjadi kecenderungan tingginya putus kuliah. Ujian ulang juga dianggap tidak baik, atau dianggap sebagai suatu cara yang kurang mendidik.

Sekitar tahun 1975/1976 pendidikan di Akademi Gizi untuk pertama kalinya memperkenalkan sistem kredit. Berbagai perubahan terjadi pada tahun ini khususnya dalam praktek lapangan. Kalau pada kurikulum sebelumnya terdapat 26 minggu praktek lapangan, maka pada kurikulum ini menjadi 20 minggu. Namun jumlah kredit yang harus diambil pada tahun ini adalah 138 SKS yang harus selesai dalam 3 tahun. Pada tahun 1977 diadakan suatu lokakarya pengembangan kurikulum di Cipayung yang menghasilkan untuk pertama kali kurikulum dengan sistem kredit semester atau umumnya disingkat sks. Kurikulum ini diberlakukan pada tahun 1979 sehingga lebih dikenal sebagai kurikulum 1979. Kurikulum 1979 Akademi Gizi sebagai hasil pengembangan terbaru mendidik mahasiswa sehingga mampu melakukan analisis gizi dan menginterpretasikan hasil, mampu merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi intervensi gizi, serta mampu melaksanakan suatu hasil penelitian. Tidak seperti kurikulum sebelumnya maka praktek kerja lapangan pada periode 1976 s/d 1982 diadakan bagi setuap tingkat dengan sasaran pedesaan yang sama. Desa tempat praktek diikuti oleh setiap tahun oleh kelompok mahasiswa yang sama untuk mengetahui perubahan perilaku dan pola makan dari tahun ke tahun. Kegiatan mahasiswa pada praktek lapangan ini juga bertingkat dari mempelajari kehidupan keluarga di semester pertama sampai dengan survei sosial ekonomi di semester terakhir.

Kemajuan ilmu teknologi dan pendidikan terus berkembang sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat. Kurikulum 1979 ini disempurnakan lagi pada tahun 1982. Lokakarya Pengembangan Kurikulum Akademi Gizi yang diselenggarakan pada tahun 1982 ini untuk pertama kali didasarkan atas suatu kajian mendalam tentang tugas dan fungsi ahli gizi diberbagai provinsi dengan pengarahan dari seorang konsultan pendidikan dari Republik Filipina yaitu  Prof. Dr. Cecilia Florencio. Dalam lokakarya ini juga diperkenalkan istilah garis-garis besar program pengajaran atau GBPP. Penyajian hasil kajian ini mengungkapkan bahwa terjadi duplikasi materi pelajaran baik yang menyangkut teori maupun praktek lapangan. Dengan demikian jumlah sks setelah dikaji membengkak menjadi 138, yang dianggap terlalu tinggi untuk tingkat sarjana muda. Kegiatan pengembangan kurikuum ini telah berhasil membuat sebuah dokumen menyeluruh yang memuat berbagai peraturan pendidikan, struktur program pendidikan, dan GBPP. Kurikulum ini terus menerus mengalami perubahan dalam rangka penyempurnaan, khususnya berkenaan dengan GBPP. Pada tahun 1989 dikeluarkan sebuah GBPP baru yang dipakai sampai sekarang, tetapi peraturan pendidikan disempurnakan lagi pada tahun 1991. Sampai dengan tahun 1995 kurikulum akademi menawarkan 114 sks untuk memperoleh diploma-3 gizi.

 

Sejak berdirinya institusi ini, kurikulum selalu dirancang dan dikembangkan dengan kebutuhan program-program gizi pemerintah khususnya melalui Departemen Kesehatan. Sampai dengan tahun 1986/87 hal demikian memang masih relevan dan cocok karena sebagian besar bahkan semua lulusannya diserap melalui tenaga Departemen Kesehatan. Tetapi dengan semakin berkembangnya struktur ketenagaan, maka pengembangan kurikulum 1995 ini tidak semata-mata dirancang untuk memenuhi kebutuhan  tenaga gizi di Departemen Kesehatan, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan swasta dan bahkan dirancang untuk mampu bekerja sebagai tenaga profesional gizi Indonesia yang handal. Kurikulum 1995 ini dirancang melalui serangkaian kegiatan pengumpulan data meliputi : a)Survey kegiatan ahli gizi di rumah sakit, lapangan, institusi penyelenggaraan makanan dan di berbagai perusahaan pembuat makanan, khususnya formula ; b) diskusi kelompok terarah (focused group disscusion) dengan ahli gizi di beberapa provinsi yang bekerja di berbagai bidang; c) masukan dari pakar-pakar gizi yang telah berkecimpung di berbagai bidang baik pemerintah maupun swasta, dan e) lokakarya untuk menetapkan keterampilan ahli gizi yang diharapkan. Sejauh ini pengembangan kurikulum 1995 adalah yang paling komprehensif meliputi segala aspek. Struktur program pendidikan tidak semata-mata menampung kebutuhan pemerintah tetapi juga menampung kebutuhan swasta,

B. Visi dan Misi

 

Visi dan Misi Program Studi Diploma III Gizi  mengacu pada Visi dan Misi dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II, sebagai berikut:

 

Visi Program Studi

 

Menjadi program studi Diploma III Gizi unggulan untuk menghasilkan lulusan Ahli Madya Gizi yang kompeten, mempunyai wawasan nasional, dan internasional pada tahun 2020

 

 

Misi program studi

 

  1. Menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan Ahli Madya Gizi yang kompeten
  2. Menyelenggarakan penelitian di bidang gizi, pangan, dan kesehatan dengan melibatkan mahasiswa melalui kerjasama dan kemitraan dengan institusi terkait.
  3. Meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan, melalui peningkatan pendidikan dan pelatihan, budaya kerja profesional, sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
  4. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di bidang gizi, pangan, dan kesehatan melalui kemitraan dan jejaring sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
  5. Melaksanakan kerjasama dalam salah satu bidang pendidikan atau penelitian atau pengabdian masyarakat dengan badan internasional

 

 

 

Tujuan program studi

 

1.   Menghasilkan tenaga ahli madya gizi yang profesional dan kompeten di  bidangnya.

2. Terlaksananya kegiatan penelitian dan pengkajian  di bidang gizi, pangan   dan kesehatan sesuai dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni dengan melibatkan mahasiswa.

3. Terlaksananya kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya  dalam bidang izi, pangan dn kesehatan.

4. Terlaksananya kerjasama, jejaring,kemitraan dengan institusi pmerintah,   swasta, dunia usaha dan masyarakat untuk mengembangkan bidang gizi,   pangan dn kesehatan dengan memanfaatkan sumberdaya yang tersedia,     baik di tingkat nasional maupun internasional.

C. Kurikulum

 

Kurikulum yang digunakan pada program Diploma III Gizi berdasarkan  Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia Kesehatan Nomor: HK.02.03/I/IV/2?16013/2014 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Diploma III Gizi tanggal 30 Desember 2014.

Berikut ini struktur Kurikulum Program Studi Diploma III Gizi Tahun 2015:

 

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II

------------------------------------------------------------

LEMBAR PENGESAHAN KURIKULUM

 

Struktur Program Persemester

 

STRUKTUR KURIKULUM

PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI (Ahli Madya Gizi )

 

 

 

SESUAI DENGAN

 

 

KURIKULUM PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI

BERDASARKAN SK KEPALA BADAN PPSDM KESEHATAN

NOMOR:HK.02.03/I/IV/2/16013/2014

Tanggal 30 Desember 2014

 

 

Disetujui untuk diberlakukan kepada mahasiswa angkatan tahun 2015/2016

 

Pada

 

JURUSAN GIZI PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II

 

 

Jakarta, 05 Agustus 2015

DIREKTUR POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II

 

 

Joko Sulistiyo, ST, MSi

NIP. 1968 11221989031002

 

 

 

 

 

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II

------------------------------------------------------------

LEMBAR PENGESAHAN KURIKULUM

 

Struktur Program Persemester

Semester 1

Semester I

No

KODE MK

MATA KULIAH

∑ SKS

Beban SKS

T

P

K

1

GZ101

Pendidikan Agama

2

2

-

-

2

GZ109

Pendidikan Pancasila

2

2

-

-

3

GZ106

Ilmu Sosio Antropologi

2

2

-

-

4

GZ108

Pendidikan dan Budaya Antikorupsi

2

1

1

-

5

GZ201

Ilmu Gizi Dasar

2

1

1

-

6

GZ204

Anatomi  Fisiologi

2

2

-

-

7

GZ207

Ilmu Pangan

2

1

1

-

8

GZ209

Ilmu Kesehatan Masyarakat

2

2

-

-

9

GZ305

Gizi Kuliner

3

2

1

-

Jumlah

19

15

4

-

 

Semester II

No

KODE MK

MATA KULIAH

∑ SKS

Beban SKS

T

P

K

1

GZ102

Kewarganegaraan

2

1

1

-

2

GZ104

Bahasa Inggris

2

1

1

-

3

GZ303

Patologi Manusia

2

2

0

-

4

GZ306

Gizi dalam Daur Kehidupan

3

2

1

-

5

GZI101

Pengembangan Kuliner

2

1

1

 

6

GZI201

Kimia Pangan

3

2

1

-

7

GZI202

Mikrobiologi Pangan

2

1

1

-

8

GZI209

Psikologi

2

2

0

-

Jumlah

18

12

6

-

 

 

 

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II

------------------------------------------------------------

LEMBAR PENGESAHAN KURIKULUM

 

Semester III

No

KODE MK

MATA KULIAH

∑ SKS

Beban SKS

T

P

K

1

GZ107

Hukum Kesehatan

2

2

-

-

2

GZ205

Biokimia Gizi

3

2

1

-

3

GZ210

Statistik

2

1

1

-

4

GZ311

Penilaian Status Gizi

3

2

1

-

5

GZ312

Epidemiologi Gizi

2

2

-

-

6

GZ313

Ilmu Teknologi Pangan

2

1

1

-

7

GZ315

Aplikasi Komputer

2

1

1

-

8

GZI204

Bahasa Inggris untuk Akademik

2

1

1

-

9

GZI302

Komunikasi

2

1

1

-

Jumlah

20

13

7

-

Semester IV

No

KODE MK

MATA KULIAH

∑ SKS

Beban SKS

T

P

K

1

GZ105

Bahasa Indonesia

2

1

1

-

2

GZ308

Penyuluhandan Konsultasi Gizi

2

1

1

-

3

GZ316

Metodologi Penelitian

3

2

1

-

4

GZ401

Dietetik Penyakit Infeksi

3

2

1

-

5

GZ403

Survey Konsumsi Pangan

3

2

1

-

6

GZI401

Pengawasan Mutu Pangan

2

1

1

-

7

GZI402

Pengembangan Produk Pangan

2

1

1

-

8

GZI403

Manajemen Sistem Penyelenggaraan Makanan Institusi

3

2

1

-

Jumlah

20

12

8

-

 

 

 

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II

------------------------------------------------------------

LEMBAR PENGESAHAN KURIKULUM

 

 

Semester V

No

KODE MK

MATA KULIAH

∑ SKS

Beban SKS

T

P

K

1

GZ310

Ekonomi Pangan dan Gizi

2

2

-

-

2

GZ317

Kewirausahaan

2

2

-

-

3

GZ402

Dietetik Penyakit Tidak Menular

3

2

1

-

4

GZ405

Etika Profesi

2

2

-

-

5

GZ406

Perencanaan Program Gizi

3

2

1

-

6

GZ408

Sistem Penyelenggaraan Makanan Institusi

3

2

1

-

7

GZI501

Konseling Gizi

3

2

1

-

8

GZI503

Surveilans Gizi

2

1

1

-

 

Jumlah

20

15

5

-

Semester VI

No

KODE MK

MATA KULIAH

∑ SKS

Beban SKS

T

P

K

1

GZ320

Tugas Akhir

3

-

3

-

2

GZ501

PKL Gizi Klinik

3

-

-

3

3

GZ502

PKL PIGM (+Puskesmas)

4

-

-

4

4

GZ503

PKL SPMI

3

-

-

3

 

Jumlah

13

-

3

10

 

 

Total

110

67

33

10

Total SKS              :               110 sks  terdiri dari:

Teori                      :               67 sks

Praktik                  :               43 sks

Mengesahkan,

Direktur

Poltekkes Kemenkes  Jakarta II,

 

 

 

Joko Sulistiyo, ST, MSi

NIP. 1968 11221989031002

 

Mengetahui/Menyetujui

Ketua Jurusan Gizi,

 

 

 

 

Moch. Rachmat, SKM, Mkes

NIP. 196312141988031001

Jakarta, 05 Agustus 2015

Ketua Program Studi Diploma III Gizi,

 

 

 

Dr. Moesijanti Y.E. Soekatri, MCN

NIP. 196001311983032001

 

 

D. Proses Pembelajaran

 

Program studi sarjana terapan gizi merupakan jenis pendidikan vokasi. Sesuai dengan Undang-Undang No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi mendefinisikan Pendidikan vokasi merupakan Pendidikan Tinggi program diploma yang menyiapkan Mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu sampai program sarjana terapan. Oleh sebab itu proses pembelajaran dirancang untuk menghasilkan lulusan yang terampil dan siap bekerja. Proses pembelajaran dilakukan baik di kelas dan praktik di laboratorium serta Praktik Kerja Lapangan di bidang gizi klinik, gizi masyarakat dan gizi institusi.

 

E. Data Dosen dan Pegawai

 

Struktur Organisasi Jurusan Gizi Periode 2014-2018

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Struktur Organisasi Jurusan Gizi Periode 2019-2023

 

 

 

 

 

 

Penyelenggaraan pendidikan di Program Studi Sarjana Terapan Gizididukung oleh tenaga dosen yang mumpuni dengan latar belakang pendidikan Doktor dan Magister serta para instruktur dengan latar belakang sarjana gizi. Kondisi saat ini jumlah pegawai seluruhnya sebanyak 37 orang (15 orang laki-laki dan 22 perempuan).

 

 

Pada tabel di atas menunjukkan bahwa bahwa sebanyak 21 orang dosen, 7 instruktur dan 9 orang tenaga kependidikan pada program studi sarjana terapan gizi.  Berikut adalah daftar nama, latar belakang pendidikan dari dosen pada program studi sarjana terapan gizi.

 

No.

Nama Dosen Tetap

NIDN**

Tgl. Lahir

Jabatan Akademik

Gelar Akademik

Pendidikan Vokasi, Akademik, Profesi dan Asal Perguruan Tinggi

Bidang Keahlian

untuk Setiap Jenjang Pendidikan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Dr. Iskandar Zulkarnain , M.Sc

4025065301

 

Jakarta

25-06-53

Asisten Ahli

B.Sc, dr M.Sc

S1 Kedokteran  Umum, Unpad

S2 Olahraga, United States Sports Academy

 

 

Gizi Olahraga

2

Edith Herianandita,SKM,M.Sc

4007065301

 

Jakarta

07-06-53

Lektor Kepala

B.Sc,

SKM,

M.Sc

B.Sc Gizi

S1Kesmas USU

S2 GIZI, SEAMEO

Gizi

 

3

Antonius Sri Hartono, MPS

4007115201

Wonogiri

07-11-52

Lektor Kepala

B.Sc, MPS

B.Sc Gizi, Akzi Jakarta

S2 Gizi,, University Of The Philippines, Los Bannos.

Komunikasi

4

dr. Maria Poppy Herlianti, M.Epid

4013105201

Jakarta

13-10-52

Lektor Kepala

B.Sc, dr, M.Epid

B.Sc Gizi, Akzi Jakarta

S1 Kedokteran Umum, Universitas Sam Ratulangi

S2 Gizi, UI

 

Gizi

5

Iskari Ngadiarti, M.Sc

4011055801

Blora

11-05-58

Lektor Kepala

B.Sc, SKM, DR

B.Sc Gizi, Akzi Jakarta

S1 Kesmas UI

S2 Klinik,  University of Wollongong, Australia

Klinik

6

 

Dr. Ir. Trina Astuti, MPS

4021055801

Temanggung, 21-05-1958

Lektor Kepala

B.Sc, Ir, MPS, DR

B.Sc Gizi, Akzi Jakarta

S1 GMSK IPB

S2 Gizi,  University Of The Philippines, Los Bannos

S3 Gizi, IPB

Gizi

7

Irfanny Z.Anwar,S.Sos, M.Kes

4018125401

 

Jakarta

18-12-54

Lektor Kepala

B.Sc, S.Sos, M.Kes

B.Sc Gizi

S1 Adm Neg, STIA-LAN RI, Jakarta

S2 Kesmas UI

Gizi

8

Augustina Hendroriri, MPS

4010085502

 

Yogyakarta

10-08-55

Lektor Kepala

B.Sc

MPS

B.Sc Gizi

S2 Gizi,  University Of The Philippines, Los Bannos

Gizi

9

Dr. Moesijanti Y.E Soekarti, MCN

4031016001

Palembang  31-01-60

Lektor Kepala

B.Sc, MCN, DR

B.Sc Gizi

S2 Gizi, University of Queensland, Brisbane, Australia

S3 Gizi,  Universitsy of Queensland, Brisbane, Australia

Gizi

10

Nanang Prayitno, MPS

4025046001

Jakarta

25-04-60

Lektor Kepala

B.Sc,

MPS

B.Sc Gizi

S2 Gizi,  University Of The Philippines, Los Bannos

Gizi

 

11

Didit Damayanti, M.Sc, Dr.PH

4004016101

 

Banjarmasin        04-01-61

Lektor Kepala

B.Sc

M.Sc

Dr.Ph

B.Sc Gizi, Akzi Jakarta

S2 Gizi, University of The Philippines, Diliman

S3 Gizi, Lomalinda

Gizi

12

Nur’aini Susilo Rochani. SKM, M.Sc

4006015701

 

Temanggung

06-01-57

Lektor Kepala

B.Sc

SKM, M.Sc

B.Sc Gizi

S1 Kesmas Undip

S2 Gizi, Klinik,  University of Wollongong, Australia

Gizi

13

Mochamad Rachmat, SKM, M.Kes

4014126301

Cirebon

14-12-63

Lektor Kepala

B.Sc,

SKM, M.Kes

B.Sc Gizi

S1 Kesmas UI

S2 Gizi UI

Gizi

14

Titus Priyo Harjatmo, SKM, M.Kes

4014096101

Wonogiri

14-09-61

Lektor Kepala

B.Sc,

SKM, M.Kes

B.Sc Gizi

S1Kesmas UI

S2 Gizi UI

Gizi

15

Dra. Rosmida M. Marbun, M.Kes

4012046502

Jakarta

12-04-65

Lektor Kepala

B.Sc, Dra,

M.Kes

B.Sc Gizi

S1 Adm Neg, STIA-LAN RI Jakarta

S2 Gizi

Gizi

16

Nils Aria Zulfianto, M.Sc

4007105801

Bukittinggi

07-10-58

Lektor Kepala

B.Sc,

M.Sc

B.Sc Gizi

S2 Gizi,  University Of The Philippines, Los Bannos

Gizi

17

Marudut, MPS

4022126101

 

Pematang Siantar

22-12-61

Lektor

B.Sc,

MPS

B.Sc Gizi

S2 Gizi, University Of The Philippines, Los Bannos

Gizi

18

Sugeng Wiyono, SKM, M.Kes

4012046403

 

Gunung Kidul

12-04-64

Lektor

Kepala

AMG,

SKM, M.Kes

DIII Gizi, Akzi Jakarta.

S1 Kesmas UI

S2 Gizi Kesmas, UI

Gizi

19

Meilinasari, SKM, M.Kes

4007056601

Pemantang Siantar

07-05-66

Lektor Kepala

AMG,

SKM, M.Kes

DIII Gizi, Akzi Jakarta

S1 Gizi Kesmas UI

S2 Kesmas, UI

 

Gizi

 

 

20

Pritasari, SKM, M.Sc

4012046402

 

Jakarta

12-04-64

Lektor

B.Sc

SKM, M.Kes

B.Sc Gizi, Akzi Jakarta

S1 Kesmas UI

S2 Gizi, Seameo, UI

Gizi

21

Sa’diah Multi Karina, SKM, M.Kes

4014096301

 

Jakarta

14-05-63

Lektor

B.Sc,

SKM, M.Kes

B.Sc Gizi, Akzi Jakarta

S1 Kesmas UI

S2 Kesmas UI

Gizi

22

Endang Titi Amrihati, SKM, M.Kes

4024035901

 

Bandung

24-03-59

Lektor

A.MG, SKM, M.Kes

D III Gizi, Akzi Jakarta

S1 Gizi Kesmas, UI

S2 Gizi KesMas UI

Gizi

23

Siti Mutia Rahmawati, SKM, M.SI

4022126501

 

Tasikmalaya

22-12-65

Lektor

B.Sc,

SKM, M.Si

B.Sc, Gizi, Akzi Jakarta

S1 Kesmas UI

S2 Gizi Masyarakat , IPB

Gizi

24

Syarief Dermawan, SST, M.Kes

4002107601

 

Jakarta

02-10-76

Lektor

AMG, SST, M.Kes

D III Gizi ,Akzi Depkes  Jakarta

D4 Gizi, FKUI

S2 Kesmas UGM

Gizi

25

Rita Ramayullis, DCN, M.Kes

4009087102

 

Padang Panjang

09-08-71

Lektor

AMG, DCN, M.Kes

DR

D III Gizi, Akzi Depkes Padang

D4 Gizi, FKUI

S2 Kesmas UGM

Gizi

26

Muntikah, SP

 

Bojonegoro

06-12-63

Asisten Ahli

SP

M.Pd

D III Gizi, Akzi Bandung

S1 Gizi Masyarakat, IPB

Gizi

27

Drs. Tugiman A. M.Kes

4011105801

 

Banyumas

11-10-58

Lektor

Kepala

Drs.

M.Kes

DI Gizi ,SPAG Jakarta

S1 Adm Neg, STIA_LAN RI

S2 Kesmas UI

Manajemen

 

** NIDN : Nomor Induk Dosen Nasional

 

 

 

 

 

 

 

 

Kontak Kami

Jln. Hang Jebat III/F3 Kebayoran Baru Jakarta 12120
  •   Telp. 021.7397641, 7397643
  •   Fax. 021.7397769
  • E-mail : info@poltekkesjkt2.ac.id